Cegah Komplikasi Kehamilan, Bidan Puskesmas dan Bidan Desa Lakukan Pendampingan Intensif Bumil Bermasalah Kesehatan
- Jun 17, 2026
- DESSE ARIA DEWI
Wonorejo, 17 Juni 2026 – Upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak terus dilakukan melalui kegiatan Kunjungan Lapangan Pemantauan Tumbuh Kembang dan Masalah Gizi Ibu dan Anak, khususnya bagi ibu hamil yang mengalami masalah kesehatan dan gizi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (17/06/2026) di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang.
Kunjungan lapangan dilakukan oleh Bidan Puskesmas Kedungjajang selaku PJ Klaster 2 Kesehatan Ibu dan Anak, Bd. Ummul Rizki Istiqomah, S.Keb, yang didampingi oleh Bidan Desa Wonorejo, Inna Ari Mustoifah, A.Md.Keb. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan ibu hamil, mendeteksi dini faktor risiko kehamilan, serta memberikan edukasi dan pendampingan guna mencegah terjadinya komplikasi selama kehamilan.
Dalam kunjungan tersebut, tim kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap tiga ibu hamil yang memerlukan perhatian khusus.
Ibu hamil pertama adalah Ny. Luluk, warga Dusun Wetan Sepuran. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi kehamilan memasuki usia 20–21 minggu dengan riwayat preeklamsia pada kehamilan sebelumnya sehingga termasuk kategori ibu hamil risiko tinggi. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah dalam batas normal dan berat badan mengalami kenaikan sebesar 400 gram dibanding bulan sebelumnya. Keluhan yang disampaikan berupa rasa gatal pada bagian perut. Tim kesehatan memberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan tinggi kalori dan tinggi protein (TKTP), tanda bahaya kehamilan yang harus diwaspadai, serta mendorong pengurusan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai syarat pengajuan BPJS PBI.
Sementara itu, Ny. Alvina, ibu hamil usia kehamilan 9 minggu, teridentifikasi mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) 20 cm dan berat badan 37,3 kilogram. Tim kesehatan memberikan konseling mengenai pentingnya konsumsi multivitamin kehamilan secara teratur, penerapan pola makan TKTP untuk meningkatkan berat badan, serta anjuran membatasi konsumsi makanan instan dan makanan tinggi garam.
Pendampingan juga diberikan kepada Ny. Ainur, ibu hamil usia kehamilan 31–32 minggu yang juga mengalami KEK. Dari hasil pemeriksaan diketahui kondisi ibu dan janin dalam keadaan baik, namun tetap membutuhkan perhatian khusus terkait pemenuhan gizi. Tim kesehatan mengedukasi agar ibu makan dalam porsi kecil namun lebih sering, mengonsumsi makanan bergizi tinggi kalori dan protein, rutin mengonsumsi multivitamin kehamilan, serta melakukan aktivasi aplikasi Mobile JKN dan pindah fasilitas kesehatan tingkat pertama ke Puskesmas Kedungjajang. Selain itu, ibu juga dijadwalkan untuk kontrol ulang ANC Trimester III pada 29 Juni 2026.
Melalui kegiatan kunjungan lapangan ini, diharapkan kondisi kesehatan ibu hamil dapat terus terpantau secara optimal sehingga risiko komplikasi kehamilan dapat dicegah sejak dini. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi salah satu bentuk komitmen tenaga kesehatan dalam mewujudkan ibu hamil yang sehat serta melahirkan generasi yang berkualitas di Desa Wonorejo.
Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara Puskesmas Kedungjajang dan Pemerintah Desa Wonorejo dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak hingga menjangkau langsung ke rumah warga yang membutuhkan perhatian khusus.