Malam Jumat Penuh Berkah, Rukeman Bapak-Bapak di Dusun Krajan Perkuat Iman dan Persaudaraan Warga

  • Jul 02, 2026
  • DESSE ARIA DEWI

Wonorejo – Tradisi rukeman atau pengajian rutin bapak-bapak kembali digelar oleh masyarakat Desa Wonorejo pada Kamis malam, 2 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di rumah Bapak Sanam, RT 01 RW 01, Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kualitas keimanan masyarakat.
Pengajian yang dipimpin oleh Bapak H. Mukin tersebut dihadiri oleh jamaah bapak-bapak dari Dusun Krajan dan sekitarnya. Kehadiran para jamaah menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan yang telah berlangsung secara turun-temurun dan dilaksanakan secara rutin setiap malam Jumat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an sebagai pembuka acara. Selanjutnya, para jamaah bersama-sama melantunkan tahlil, membaca Surat Yasin, serta memanjatkan doa-doa kepada Allah SWT dengan harapan memperoleh rahmat, keberkahan, kesehatan, keselamatan, dan ampunan bagi seluruh kaum muslimin, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
Suasana pengajian berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Setiap jamaah mengikuti seluruh rangkaian acara secara tertib dan khidmat, mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pembinaan spiritual serta pentingnya menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Bapak H. Mukin dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh jamaah agar senantiasa menjaga istiqamah dalam beribadah, memperkuat silaturahmi, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengajian rutin bukan hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi media memperkokoh persatuan dan saling mendoakan antarsesama.
Melalui kegiatan rukeman ini, masyarakat Desa Wonorejo berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai religius dapat terus terpelihara. Pemerintah Desa Wonorejo juga mengapresiasi berbagai kegiatan keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun desa yang harmonis, religius, serta berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.