Pemeriksaan Tes Mantoux pada Balita di Posyandu SPM Mutiara Kasih Bunda, Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan TBC
- Apr 24, 2026
- DESSE ARIA DEWI
Pada hari Jumat, 24 April 2026, Puskesmas Kedungjajang melaksanakan kegiatan pemeriksaan Tes Mantoux (uji tuberkulin) bagi balita di wilayah Posyandu 6 SPM Mutiara Kasih Bunda, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah penting dalam upaya deteksi dini serta pencegahan penyebaran penyakit tuberkulosis (TBC), khususnya pada anak-anak.
Tes Mantoux atau uji tuberkulin adalah prosedur medis untuk mendeteksi adanya infeksi kuman tuberkulosis (TBC). Pemeriksaan ini dilakukan dengan menyuntikkan 0,1 ml larutan purified protein derivative (PPD) ke dalam lapisan kulit lengan bawah. Hasil pemeriksaan kemudian akan dievaluasi untuk mengetahui apakah seseorang pernah terpapar kuman TBC.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh pemegang Program Penyakit TBC Puskesmas Kedungjajang, Ibu Irma Septiani Maulana, bersama dr.Ummi umay hirah selaku dokter ISIP Puskesmas Kedungjajang. Dalam pelaksanaannya, mereka didampingi oleh Bidan Desa Wonorejo, Ibu Inna Ari Mustoifah, serta Perawat Desa Wonorejo, Ibu Reszeta Berliana Niltialoka.
Turut hadir pula kader penyakit TBC Desa Wonorejo, Ibu Disse Aria Dewi, yang juga merupakan Ketua Posyandu 6 SPM Mutiara Kasih Bunda. Kehadiran kader kesehatan sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari pendataan, koordinasi dengan orang tua balita, hingga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini TBC.
Pemeriksaan Tes Mantoux ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas ditemukannya beberapa kasus TBC pada orang dewasa maupun anak-anak di wilayah tersebut. Oleh karena itu, skrining terhadap balita menjadi langkah strategis untuk mengetahui adanya paparan kuman TBC sejak dini, sehingga dapat segera dilakukan penanganan yang tepat apabila diperlukan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit TBC. Puskesmas Kedungjajang terus berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program promotif, preventif, dan kuratif, demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas TBC.