"Capaian JKN 100 Persen, Puskesmas Kedungjajang Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan"
- Jun 12, 2026
- DESSE ARIA DEWI
Kedungjajang – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat koordinasi lintas program, Puskesmas Kedungjajang menggelar Lokakarya Mini Bulan Juni 2026 pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Aula Puskesmas Kedungjajang. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh bidan desa, perawat desa se-Kecamatan Kedungjajang, serta staf dan karyawan Puskesmas Kedungjajang.
Lokakarya mini yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan ini menjadi wadah evaluasi capaian program kesehatan sekaligus penyampaian berbagai informasi dan kebijakan terbaru. Acara dibuka dengan pemaparan hasil evaluasi program yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir guna mengidentifikasi capaian, kendala, dan strategi perbaikan ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan informasi mengenai beberapa program baru yang akan menjadi fokus pelaksanaan di wilayah kerja Puskesmas Kedungjajang, di antaranya BKP KOPIPU, pendampingan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia, serta pendataan kader untuk pengajuan Jaminan Kesehatan Nasional Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI).
Selain itu, masing-masing klaster pelayanan kesehatan (Klaster 1 hingga Klaster 5) memaparkan capaian program dan perkembangan pengelolaan JKN selama bulan Mei 2026. Pemaparan tersebut menjadi bahan diskusi bersama guna mencari solusi atas berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan.
Dalam sesi diskusi dan pembahasan Rencana Tindak Lanjut (RTL), sejumlah rekomendasi penting berhasil disepakati. Salah satunya adalah mempertahankan capaian kepesertaan JKN yang telah mencapai 100 persen. Meski demikian, seluruh petugas kesehatan diingatkan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan performa dalam memberikan layanan kepada masyarakat, terutama dalam merespons berbagai keluhan yang masih ditemukan.
Selain itu, peserta juga menyepakati bahwa pelaksanaan Lokakarya Mini Bulanan di Puskesmas Kedungjajang akan dimulai tepat pukul 09.00 WIB sebagai bentuk peningkatan disiplin dan efektivitas kegiatan.
Pada bidang kesehatan lingkungan, capaian Angka Bebas Jentik (ABJ) di enam desa masih berada di bawah target sejak Januari 2026, termasuk di Desa Wonorejo. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih intensif melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk secara berkelanjutan.
Sementara itu, untuk meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan ibu dan anak, peserta sepakat untuk terus bersinergi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan capaian D/S (daya serap sasaran) dan N/D (cakupan pelayanan), termasuk mendukung peningkatan cakupan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Kedungjajang.
Kegiatan Lokakarya Mini Bulan Juni 2026 ditutup secara resmi oleh Kepala Puskesmas Kedungjajang. Dalam arahannya, beliau berharap seluruh tenaga kesehatan dan staf Puskesmas dapat terus memperkuat kerja sama, meningkatkan inovasi pelayanan, serta mengoptimalkan capaian seluruh program kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kecamatan Kedungjajang yang lebih sehat dan sejahtera.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan koordinasi antarpetugas kesehatan semakin solid sehingga berbagai program kesehatan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.