Malam Penuh Berkah, Warga Dusun Krajan Istiqamah Gelar Rukeman dan Pengajian Bapak-Bapak untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah

  • Jun 21, 2026
  • DESSE ARIA DEWI

Wonorejo, Kedungjajang – 18 Juni 2026
Suasana religius dan penuh kekeluargaan kembali terasa di Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, pada Kamis malam (18/6/2026). Warga setempat menggelar kegiatan rukeman atau pengajian rutin bapak-bapak yang kali ini bertempat di rumah Bapak Agung.
Kegiatan yang berlangsung setelah salat Isya tersebut dihadiri oleh para bapak dan tokoh masyarakat setempat. Pengajian rutin ini menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin, tahlil, serta doa-doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan, keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Desa Wonorejo.
Kegiatan rukeman yang telah menjadi tradisi masyarakat ini dilaksanakan secara bergiliran dari rumah ke rumah. Selain sebagai wadah pembinaan spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, mempererat kebersamaan, serta menjaga nilai-nilai keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Menurut para peserta, pengajian rutin seperti ini sangat penting untuk menjaga semangat kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis. Melalui kegiatan tersebut, warga dapat saling bertemu, bersilaturahmi, dan bersama-sama meningkatkan pemahaman keagamaan.
Kepala lingkungan dan tokoh masyarakat setempat mengapresiasi antusiasme warga yang terus istiqamah mengikuti kegiatan rukeman. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Kegiatan rukeman dan pengajian rutin ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan masih terus terjaga dengan baik di tengah masyarakat Desa Wonorejo, sehingga diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjaga tradisi keagamaan dan persatuan warga.