Renungan Kehidupan Usai Kematian Menggetarkan Jamaah, Pengajian Rutin AN NAJAH Wonorejo Ajak Perkuat Iman dan Persiapan Akhirat
- Jul 03, 2026
- DESSE ARIA DEWI
Wonorejo, 3 Juli 2026 – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti kegiatan Pengajian Rutin AN NAJAH RT 07 RW 03 Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, pada Jumat malam Sabtu (3/7/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di kediaman Ibu Hj. Wangi ini dihadiri oleh jamaah ibu-ibu dan masyarakat sekitar yang secara istiqamah mengikuti majelis ilmu setiap pekan.
Pengajian yang berada di bawah asuhan Ibu Nyai Munasifah tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tahlil, Surat Yasin, shalawat, dzikir, serta doa bersama. Rangkaian ibadah tersebut menjadi tradisi yang terus dijaga sebagai ikhtiar memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan memohon keberkahan dari Allah SWT.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Nyai Munasifah menyampaikan tausiah bertema kehidupan setelah kematian. Beliau mengingatkan bahwa setiap manusia akan mengalami alam kubur setelah diantarkan ke pemakaman oleh keluarga dan kerabat. Ketika seluruh pengantar telah kembali ke rumah, seseorang akan didatangi oleh dua malaikat yang memberikan pertanyaan mengenai keimanan.
Dalam tausiahnya dijelaskan bahwa salah satu pertanyaan yang diajukan adalah tentang Nabi Muhammad SAW. Seorang mukmin yang teguh imannya akan mampu menjawab bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT. Dengan izin Allah, orang beriman akan diperlihatkan kenikmatan surga, kuburnya dilapangkan, serta memperoleh ketenangan sebagai balasan atas keimanannya.
Sebaliknya, bagi orang yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya, ia tidak mampu menjawab pertanyaan tersebut. Dalam berbagai hadis sahih dijelaskan bahwa orang yang tidak beriman akan memperoleh azab kubur sesuai ketetapan Allah SWT serta diperlihatkan tempatnya di neraka sebagai peringatan atas kekufurannya. Tausiah ini mengajak jamaah untuk semakin memperkuat akidah, memperbanyak amal saleh, serta senantiasa mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.
Para jamaah mengikuti penyampaian materi dengan penuh perhatian. Banyak di antara mereka mengaku memperoleh pelajaran berharga yang semakin menyadarkan pentingnya menjaga keimanan, memperbaiki ibadah, dan memperbanyak amal kebajikan selama masih diberi kesempatan hidup di dunia.
Melalui pengajian rutin yang dilaksanakan setiap Jumat malam Sabtu ini, Kelompok Pengajian AN NAJAH terus berupaya menjadi wadah pembinaan keagamaan bagi masyarakat. Selain menambah wawasan keislaman, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan siap menghadapi kehidupan dunia maupun akhirat.