Sentuh Langsung Ibu Hamil, Kader Bumil Resti Desa Wonorejo Lakukan Kunjungan Rumah Demi Wujudkan Kehamilan Sehat
- Jul 06, 2026
- DESSE ARIA DEWI
Wonorejo, 1 Juli 2026 – Upaya meningkatkan kesehatan ibu dan calon bayi tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi juga melalui pendampingan langsung ke rumah warga. Wujud nyata komitmen tersebut terlihat dari kegiatan kunjungan rumah (home visit) yang dilaksanakan oleh Kader Ibu Hamil Desa Wonorejo, Resti Rehama Mazidah, kepada salah satu ibu hamil binaannya, Siti Rofiah, warga RT 19 RW 07 Dusun Wetan Sepuran, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, pada Rabu (1/7/2026).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari program pendampingan ibu hamil untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin tetap terpantau serta memberikan edukasi secara langsung mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.
Dalam kesempatan tersebut, Resti Rehama Mazidah mengajak Siti Rofiah untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, meminum tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan, serta rutin memeriksakan kehamilan di fasilitas pelayanan kesehatan. Ia juga memberikan pemahaman mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan agar ibu hamil dapat segera memperoleh penanganan medis apabila mengalami keluhan.
Pendampingan secara door to door seperti ini dinilai menjadi salah satu langkah efektif dalam membangun kedekatan antara kader dengan ibu hamil. Selain memudahkan pemantauan kondisi sasaran, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi dan konsultasi sehingga berbagai permasalahan yang dihadapi ibu hamil dapat diketahui lebih dini.
Peran aktif kader ibu hamil merupakan bagian penting dalam mendukung program peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Wonorejo. Melalui sinergi antara kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan setiap ibu hamil memperoleh pendampingan yang optimal sehingga dapat menjalani kehamilan dengan sehat, aman, dan nyaman hingga tiba waktu persalinan.
Kegiatan kunjungan rumah ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan di Desa Wonorejo tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan angka risiko kehamilan dapat ditekan dan kualitas kesehatan ibu serta generasi penerus bangsa semakin meningkat.