Cahaya Malam Ahad dari Wetan Sepuran: Khotmil Al-Qur'an dan Doa Bersama Menguatkan Iman Warga Wonorejo

  • Jun 06, 2026
  • DESSE ARIA DEWI

Wonorejo, 06 Juni 2026 – Suasana penuh kekhusyukan dan ketenangan menyelimuti Langgar B. Nyai Munasifah di Dusun Wetan Sepuran, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, pada Sabtu malam (06/06/2026). Warga setempat kembali melaksanakan kegiatan rutin Khotmil Al-Qur'an, dzikir, dan doa bersama yang digelar setiap Sabtu malam Minggu sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Al-Qur'an.
Kegiatan yang diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan ini diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an hingga khatam, dilanjutkan dengan dzikir bersama yang dipanjatkan dengan penuh khusyuk. Lantunan ayat suci dan kalimat-kalimat thayyibah yang menggema di dalam langgar menghadirkan suasana religius yang menenangkan hati para jamaah.
Selain menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas ibadah, kegiatan khotmil Al-Qur'an ini juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan. Setelah rangkaian khataman selesai, para jamaah memanjatkan doa bersama dengan harapan memperoleh keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
B. Nyai Munasifah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk membiasakan masyarakat dekat dengan Al-Qur'an dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan. Dengan istiqamah melaksanakan khotmil Al-Qur'an, diharapkan akan tumbuh generasi yang cinta terhadap Al-Qur'an serta memiliki akhlak yang baik.
Antusiasme warga yang terus terjaga menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan spiritual masyarakat. Kebersamaan yang terjalin melalui dzikir dan doa bersama juga menjadi sumber kekuatan dalam membangun lingkungan yang harmonis dan penuh keberkahan.
Melalui kegiatan rutin ini, warga Dusun Wetan Sepuran berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta masyarakat yang religius, rukun, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.