Langkah Nyata Lindungi Masyarakat, Tenaga Kesehatan Wonorejo Telusuri Kontak Erat Penderita TB

  • Jun 06, 2026
  • DESSE ARIA DEWI

Wonorejo, 5 Juni 2026 – Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TB) terus dilakukan oleh tenaga kesehatan di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang. Pada Jumat (05/06/2026), Bidan Desa Wonorejo, Ibu Inna Ari Mustoifah, A.Md.Keb., bersama Perawat Desa Wonorejo, Ibu Reszeta Berliana Niltialoka, A.Md.Kep., melaksanakan kegiatan investigasi kontak terhadap Ibu Yusro, warga RT 13 RW 05 Dusun Wetan Sepuran, Desa Wonorejo.
Kegiatan ini dilakukan karena Ibu Yusro merupakan salah satu kontak erat dengan penderita Tuberkulosis (TB). Investigasi kontak merupakan langkah penting dalam program penanggulangan TB untuk mendeteksi secara dini kemungkinan penularan penyakit kepada orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan pasien TB.
Dalam kunjungan tersebut, petugas kesehatan melakukan wawancara terkait kondisi kesehatan, riwayat kontak dengan penderita TB, serta memberikan edukasi mengenai gejala-gejala TB yang perlu diwaspadai. Selain itu, petugas juga menyampaikan pentingnya pemeriksaan lebih lanjut apabila muncul gejala seperti batuk berkepanjangan, penurunan berat badan, demam, maupun keringat malam.
Bidan Desa Wonorejo, Ibu Inna Ari Mustoifah, menjelaskan bahwa investigasi kontak menjadi salah satu strategi efektif dalam memutus rantai penularan TB di masyarakat. Dengan deteksi dini, seseorang yang terpapar dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan yang tepat apabila diperlukan.
Sementara itu, Perawat Desa Wonorejo, Ibu Reszeta Berliana Niltialoka, mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan dan tetap memberikan dukungan kepada penderita TB. Menurutnya, kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar penularan penyakit dapat dicegah dan kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen tenaga kesehatan Desa Wonorejo dalam memberikan pelayanan kesehatan yang proaktif, sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis di lingkungan masyarakat. Diharapkan melalui investigasi kontak yang dilakukan secara berkelanjutan, kasus TB dapat ditemukan lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.