Houl Kyai Baihaqi Ma'arif Jadi Momentum Memperkuat Bakti kepada Orang Tua dan Istiqomah Beribadah

  • Jul 13, 2026
  • DESSE ARIA DEWI

Wonorejo, 11 Juli 2026 – Ratusan jamaah menghadiri kegiatan Houl almarhum Kyai Baihaqi Ma'arif yang diselenggarakan pada Sabtu (11/7/2026) di Padepokan Rayap, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi sarana untuk mengenang jasa dan keteladanan almarhum sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan jamaah.
Acara houl yang rutin digelar setiap tahun ini menghadirkan ulama kharismatik, KH Ahmad Tijani, sebagai penceramah utama. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan pentingnya peran anak yang saleh dan salehah dalam kehidupan orang tua, baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal dunia.
Menurut KH Ahmad Tijani, termasuk keberuntungan besar bagi orang tua adalah memiliki keturunan yang berakhlak baik, taat beragama, serta senantiasa mendoakan kedua orang tuanya. Doa anak yang saleh merupakan salah satu amal yang tetap mengalir pahalanya kepada orang tua yang telah wafat.
Beliau menjelaskan bahwa sebagaimana sabda Rasulullah SAW, ketika seseorang meninggal dunia maka seluruh amalnya akan terputus kecuali tiga perkara, yaitu ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, dan doa anak yang saleh atau salehah. Oleh karena itu, kegiatan houl yang disertai doa bersama untuk para sesepuh merupakan salah satu bentuk penghormatan sekaligus bakti anak dan generasi penerus kepada para pendahulu.
Dalam kesempatan tersebut, KH Ahmad Tijani juga mengingatkan jamaah mengenai perkara-perkara gaib yang hanya diketahui oleh Allah SWT. Di antaranya adalah waktu terjadinya hari kiamat, kapan turunnya hujan, ketentuan yang menyangkut kehidupan manusia sejak masih dalam kandungan seperti rezeki, jodoh dan ajal, serta tempat dan waktu seseorang akan meninggal dunia.
"Karena manusia tidak mengetahui kapan ajal akan datang, maka setiap Muslim harus senantiasa mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," pesan beliau di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa setiap amal ibadah hendaknya dilakukan dengan tiga prinsip utama, yaitu istiqomah dalam menjalankannya, ikhlas karena Allah SWT, serta menginfakkan atau menggunakan sesuatu yang dicintai di jalan kebaikan. Ketiga hal tersebut menjadi kunci agar amal yang dilakukan bernilai dan diterima oleh Allah SWT.
Rangkaian kegiatan houl diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tahlil, dzikir dan doa bersama untuk almarhum Kyai Baihaqi Ma'arif, kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama dan ditutup dengan doa penutup. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar dan penuh kekhusyukan.
Melalui penyelenggaraan Houl Kyai Baihaqi Ma'arif, masyarakat diharapkan dapat terus meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan nilai-nilai Islam, memperkuat kecintaan kepada agama, meningkatkan bakti kepada orang tua, serta menjaga tradisi keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Wonorejo.