Nyai Hj. Qurrati A'yun: Pendidikan Agama Sejak Dini adalah Warisan Terbaik Orang Tua bagi Anak

  • Jul 06, 2026
  • DESSE ARIA DEWI

Wonorejo – Kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan agama terus ditumbuhkan melalui kegiatan Pengajian Al Maslahah yang rutin digelar setiap hari Senin. Pada Senin, 6 Juli 2026, pengajian berlangsung di kediaman Ibu Susi, RT 08 RW 03, Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, dan diikuti oleh warga RT 07, RT 08, RT 09 RW 03 serta RT 10 dan RT 11 RW 04.
Kegiatan yang menjadi wadah pembinaan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga tersebut menghadirkan Nyai Hj. Qurrati A'yun sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh orang tua untuk menyadari bahwa tanggung jawab terhadap anak tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga memastikan setiap rezeki yang diberikan berasal dari jalan yang halal serta membekali anak dengan pendidikan terbaik, khususnya pendidikan agama.
"Rezeki yang halal dan pendidikan agama merupakan bekal utama bagi anak dalam menjalani kehidupan. Sebab, ketika orang tua memasuki masa sakit, menghadapi sakaratul maut, hingga telah meninggal dunia, yang paling dibutuhkan bukanlah keberhasilan karier anak, melainkan anak yang saleh dan salehah, mampu membaca Al-Qur'an, berbakti kepada orang tua, serta senantiasa mengirimkan doa," pesan beliau di hadapan jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Nyai Hj. Qurrati A'yun juga menjelaskan bahwa ilmu terbagi menjadi dua, yaitu ilmu hal dan ilmu ghairu hal. Ilmu hal adalah ilmu yang wajib dipelajari oleh setiap muslim karena berkaitan langsung dengan kewajiban ibadah sehari-hari, terutama ilmu fikih yang harus mulai diajarkan sejak usia dini agar anak siap menjalankan syariat ketika memasuki usia baligh.
Adapun ilmu ghairu hal merupakan ilmu pelengkap yang memiliki manfaat besar dalam kehidupan, seperti ilmu kedokteran, kebidanan, maupun berbagai disiplin ilmu lainnya. Meski demikian, beliau menegaskan bahwa ilmu agama harus tetap menjadi pondasi utama agar ilmu yang dimiliki dapat membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.
Suasana pengajian berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Jamaah mengikuti setiap rangkaian acara dengan antusias dan menyimak tausiah hingga selesai. Selain menambah wawasan keislaman, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Dusun Krajan.
Melalui Pengajian Al Maslahah, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Islam, mendidik anak dengan akhlak yang mulia, serta menanamkan kecintaan terhadap ilmu agama sejak usia dini. Dengan demikian, akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, berbakti kepada orang tua, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.