Peduli Generasi Sehat, Ahli Gizi dan Bidan Desa Lakukan Kunjungan Rumah Balita Penerima PMT 56 Hari di Wonorejo
- Jun 21, 2026
- DESSE ARIA DEWI
Wonorejo, Kedungjajang – Upaya percepatan penanganan masalah gizi balita terus dilakukan oleh tenaga kesehatan di wilayah Kecamatan Kedungjajang. Salah satunya melalui kegiatan kunjungan rumah yang dilaksanakan oleh Ahli Gizi Puskesmas Kedungjajang, Agies Salmiansyah, S.Tr.Gz., didampingi Bidan Desa Wonorejo, Inna Ari Mustoifah, A.Md.Keb., pada Kamis, 18 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan ke rumah balita Muhammad Arjuna Alfarisy, putra dari Nur Fatimah, yang beralamat di RT 32 RW 12 Dusun Curahlengkong, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemantauan dan pendampingan balita yang mengalami masalah gizi agar kondisi kesehatannya dapat terus dipantau secara berkala.
Berdasarkan hasil pemantauan petugas kesehatan, Muhammad Arjuna Alfarisy termasuk balita yang mengalami gizi kurang, sehingga mendapatkan perhatian khusus dari Puskesmas Kedungjajang. Sebagai bentuk intervensi dan dukungan pemenuhan kebutuhan gizi, balita tersebut memperoleh Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal selama 56 hari.
Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan pemantauan kondisi kesehatan balita, memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh dan pola makan yang sehat, serta memastikan PMT yang diberikan dapat dikonsumsi dengan baik sesuai anjuran. Selain itu, orang tua juga diberikan motivasi untuk terus memperhatikan asupan gizi anak guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
Ahli Gizi Puskesmas Kedungjajang, Agies Salmiansyah, menjelaskan bahwa kunjungan rumah merupakan salah satu strategi untuk mengetahui kondisi balita secara langsung di lingkungan keluarga. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan status gizi balita dapat meningkat dan risiko masalah kesehatan akibat kekurangan gizi dapat diminimalkan.
Sementara itu, Bidan Desa Wonorejo, Inna Ari Mustoifah, menyampaikan bahwa kolaborasi antara tenaga kesehatan dan keluarga sangat penting dalam upaya pencegahan serta penanganan masalah gizi pada anak. Peran aktif orang tua dalam memberikan makanan bergizi seimbang menjadi kunci keberhasilan program perbaikan gizi.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Kedungjajang bersama Pemerintah Desa Wonorejo menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya balita sebagai generasi penerus bangsa. Diharapkan dengan pendampingan intensif dan dukungan keluarga, kondisi gizi Muhammad Arjuna Alfarisy dapat terus membaik sehingga tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.