Bawa Misi Kesetaraan Perempuan, Gadis Desa Wonorejo Mazizatun Hikmah Dinobatkan sebagai Puteri Pertiwi Jawa Timur 2026
- Jul 18, 2026
- DESSE ARIA DEWI
Bawa Advokasi Kesetaraan Perempuan, Puteri Pertiwi Asal Desa Wonorejo Ini Raih Gelar Puteri Pertiwi Jawa Timur 2026
LUMAJANG – Dari sebuah desa di kaki Kabupaten Lumajang, sebuah langkah besar berhasil menembus panggung provinsi. Mazizatun Hikmah, putri asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, berhasil meraih gelar Puteri Pertiwi Jawa Timur 2026 dalam ajang Grand Final Puteri Pertiwi Jawa Timur 2026 yang berlangsung di H15 Lounge, Kota Malang, Kamis (16/7/2026).
Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa mimpi besar tidak mengenal batas tempat. Dari Desa Wonorejo, Mazizatun Hikmah tampil membawa nama Kabupaten Lumajang sekaligus menyuarakan isu penting tentang pemberdayaan perempuan melalui advokasi LENTERA PERTIWI.
Advokasi yang diusungnya berfokus pada perjuangan kesetaraan perempuan. Mazizatun meyakini bahwa setiap perempuan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan, berkembang, berdaya, serta berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
Di balik mahkota yang kini disandangnya, terdapat perjalanan seorang perempuan muda yang berani membawa suara perempuan ke panggung yang lebih luas. Mazizatun tidak hanya tampil dengan kepercayaan diri, tetapi juga membawa pesan bahwa perempuan dari desa pun mampu memiliki gagasan besar dan berkompetisi di tingkat provinsi.
“Setiap perempuan berhak mendapatkan hak yang sama,” menjadi semangat utama yang dibawa Mazizatun melalui LENTERA PERTIWI.
Mazizatun Hikmah merupakan putri dari Bapak Adam Malik dan Ibu Misti. Bagi keluarga dan masyarakat Desa Wonorejo, keberhasilannya menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi. Ia membuktikan bahwa keberhasilan tidak selalu berawal dari panggung besar. Terkadang, langkah pertama justru dimulai dari tempat sederhana, dari sebuah desa, dari sebuah keluarga, dan dari keberanian untuk bermimpi.
Kini, Mazizatun dikenal sebagai Puteri Pertiwi asal Kabupaten Lumajang yang berhasil mengharumkan nama daerahnya di tingkat Provinsi Jawa Timur. Gelar Puteri Pertiwi Jawa Timur 2026 yang diraihnya bukan hanya menjadi simbol kecantikan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyuarakan gagasan dan perjuangan.
Kisah Mazizatun menjadi pesan kuat bagi generasi muda Desa Wonorejo dan Kabupaten Lumajang: jangan pernah menganggap asal daerah sebagai batas untuk bermimpi. Sebab, dari desa pun seseorang dapat melangkah jauh, membawa nama daerah, menyuarakan perubahan, dan menginspirasi banyak orang.
Dari Wonorejo untuk Jawa Timur, Mazizatun Hikmah kini membawa mahkota sekaligus misi. LENTERA PERTIWI menjadi cahaya perjuangannya untuk terus menyuarakan bahwa setiap perempuan berhak mendapatkan kesempatan dan hak yang sama.